Apakah Sobat Ternak pernah memperhatikan mengapa beberapa ekor sapi atau kambing di kandang tampak sangat lincah, berbobot padat, dan memiliki performa reproduksi yang sangat baik? Rahasianya tidak hanya terletak pada keturunan atau kebersihan kandangnya saja, melainkan pada ketepatan manajemen pemberian pakan, khususnya pemenuhan pakan sumber energi.
Bagi Sobat Ternak yang menggeluti dunia peternakan, baik ruminansia (seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba) maupun unggas, energi adalah “bahan bakar” utama. Tanpa pasokan energi yang cukup, nutrisi lain seperti protein semahal apa pun yang diberikan akan sia-sia karena dibakar tubuh sekadar untuk mempertahankan hidup, bukan untuk pertambahan bobot badan.
Mari kita bahas tuntas apa itu pakan sumber energi, apa saja jenisnya, dan bagaimana cara mengaturnya agar kandang Sobat Ternak semakin produktif!
Apa Peran Penting Energi bagi Ternak?
Sebelum memilih bahan pakan, Sobat Ternak perlu memahami mengapa energi memegang takhta tertinggi dalam ransum harian. Di dalam tubuh ternak, energi digunakan untuk dua fungsi utama:
- Maintenance (Pemeliharaan Tubuh): Ini adalah energi dasar yang wajib dipenuhi agar organ-organ vital seperti jantung, paru-paru, sistem pencernaan, dan suhu tubuh dapat berfungsi normal. Aktivitas bergerak dan berdiri juga membutuhkan energi pemeliharaan ini.
- Produksi dan Pertumbuhan: Setelah kebutuhan dasar tercapai, sisa energi baru dialokasikan untuk pertumbuhan daging (pada ternak potong), produksi susu (pada sapi perah), produksi telur (pada unggas), kehamilan, serta persiapan masa birahi (reproduksi).
Jika asupan energi kurang dari kebutuhan minimal, ternak Sobat Ternak akan mengalami penurunan berat badan, terlihat kurus, bulu kusam, lambat dewasa kelamin, bahkan gagal bunting.
Kelompok Bahan Pakan Sumber Energi
Dalam ilmu nutrisi ternak, pakan sumber energi umumnya berasal dari kelompok karbohidrat (pati dan gula) serta lemak. Bahan pakan ini biasanya memiliki kandungan serat kasar yang relatif rendah dan kandungan Total Digestible Nutrients (TDN) yang tinggi.
Berikut adalah beberapa jenis bahan pakan sumber energi andalan yang mudah ditemukan di sekitar kita:
1. Jagung (Pecah / Pipilan / Tebon)
Jagung adalah “raja” dari segala bahan pakan sumber energi. Kandungan patinya sangat tinggi dan sangat mudah dicerna oleh ternak.
- Bagi Ruminansia: Sobat Ternak bisa memanfaatkan jagung giling atau memanfaatkan tanaman jagung secara utuh (mulai dari batang, daun, hingga buahnya) yang sering disebut sebagai tebon jagung atau diolah menjadi silase.
- Bagi Unggas: Jagung pipilan kering merupakan komponen utama dalam ransum ayam petelur maupun pedaging.
2. Dedak dan Bekatul
Bahan pakan yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi Sobat Ternak. Dedak atau bekatul adalah limbah penggilingan padi yang kaya akan vitamin B dan lemak, serta mengandung energi yang cukup baik.
- Tips untuk Sobat Ternak: Pastikan memilih dedak yang murni dan tidak banyak tercampur sekam (kulit gabah). Dedak yang terlalu banyak sekam justru sulit dicerna dan menurunkan nilai energi pakan.
3. Singkong (Ubi Kayu) dan Onggok
Ubi kayu merupakan sumber karbohidrat dan pati yang sangat baik. Selain umbinya yang bisa dicacah dan dikeringkan (gaplek), limbah industri tapioka seperti onggok juga menjadi pakan favorit sumber energi murah bagi sapi potong dan kambing.
4. Molases (Tetes Tebu)
Molases adalah cairan kental berwarna cokelat kehitaman yang merupakan hasil samping pembuatan gula. Selain kaya akan energi instan yang cepat diserap oleh rumen, molases juga memiliki aroma manis yang sangat disukai ternak. Sobat Ternak sering menggunakan molases untuk meningkatkan nafsu makan ternak atau sebagai pencampur dalam pembuatan silase dan fermentasi jerami.
Menjaga Keseimbangan Energi dan Protein dalam Ransum
Sobat Ternak, memberikan pakan sumber energi secara berlebihan tanpa diimbangi dengan protein yang memadai bukanlah langkah yang bijak. Sebaliknya, memberikan protein tinggi tanpa energi yang cukup juga akan membuat protein tersebut terbuang percuma sebagai sumber tenaga.
Kunci sukses meracik pakan terletak pada keseimbangan Protein Kasar (PK) dan Total Digestible Nutrients (TDN).
- Pakan Konsentrat Mandiri: Sobat Ternak dapat meracik sendiri pakan penguat dengan mencampurkan bahan sumber energi (seperti jagung giling dan dedak) dengan bahan sumber protein (seperti bungkil kedelai, ampas tahu kering, atau tepung ikan) dengan takaran yang pas.
- Hijauan Berkualitas: Jangan lupakan hijauan. Rumput muda yang baru tumbuh biasanya memiliki energi dan protein yang lebih baik dibandingkan rumput tua yang sudah berbunga dan berkayu keras.
Tips Praktis Manajemen Pakan Energi di Kandang
Agar efisiensi biaya pakan tercapai dan pertumbuhan ternak maksimal, berikut adalah beberapa tips aplikatif yang bisa Sobat Ternak terapkan di kandang:
- Sesuaikan dengan Fase Ternak: Ternak yang sedang dalam masa pertumbuhan (pedet atau cempe) dan induk yang sedang menyusui membutuhkan konsentrasi energi yang jauh lebih tinggi dibandingkan ternak dewasa yang sedang istirahat produksi.
- Manfaatkan Limbah Lokal: Manfaatkan limbah pertanian di sekitar kandang seperti dedak, onggok, atau kulit buah-buahan tertentu (seperti kulit nanas atau singkong yang sudah diolah) untuk menekan biaya pembelian jagung pabrikan yang harganya fluktuatif.
- Lakukan Perbaikan Mutu Pakan (Processing): Bahan pakan seperti jagung sebaiknya digiling terlebih dahulu (tidak diberikan dalam bentuk utuh) agar proses pencernaan di dalam lambung ternak menjadi jauh lebih efisien dan tidak ada yang terbuang bersama kotoran.
Kesimpulan
Pakan ternak sumber energi adalah fondasi utama yang menentukan seberapa cepat ternak Sobat Ternak tumbuh, sehat, dan menghasilkan keuntungan yang optimal. Dengan mengenali berbagai jenis bahan pakan lokal seperti jagung, dedak, onggok, dan molases serta memadukannya secara bijak, Sobat Ternak dapat menciptakan ransum berkualitas tinggi dengan biaya yang lebih terkontrol.
Semoga artikel ini bermanfaat dan semakin menambah wawasan Sobat Ternak dalam mengelola peternakan. Tetap semangat merawat kandang, dan sampai jumpa di pembahasan nutrisi ternak berikutnya!
Apakah Sobat Ternak memiliki bahan pakan alternatif andalan sendiri di daerah kalian untuk mendongkrak energi ternak?
